JURNAL PEMALANG – Ratusan elemen pemerintahan desa yang terdiri dari camat, pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD), hingga komandan pleton Satuan Pelindungan Masyarakat (Satlinmas) se-Kabupaten Pemalang berkumpul di Pendopo Kabupaten Pemalang pada Sabtu (12/9/2026). Mereka hadir untuk mengikuti agenda Peningkatan Kapasitas BPD dan Satlinmas.
Plt Bupati Pemalang, Nurkholes, yang memimpin langsung jalannya kegiatan, menekankan pentingnya optimalisasi fungsi BPD.
Ia menyoroti posisi strategis BPD sebagai mitra pemerintah desa yang harus ikut memastikan agar arah pembangunan di tingkat akar rumput sejalan dengan target daerah maupun pusat.
“Saya berharap BPD dapat lebih aktif dalam mengambil peran dan fungsinya. Ke depan tugas BPD adalah mengawal jalannya pemerintahan desa agar sesuai dengan visi misi Kabupaten Pemalang dan juga mendukung visi misi nasional,” ujar Nurkholes di hadapan 862 peserta yang hadir.
Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pemalang, Rina Idawani, turut mengingatkan bahwa saat ini pemerintah tengah menggencarkan berbagai program yang bersentuhan langsung dengan warga desa.
Menurutnya, BPD harus tampil mengambil peran pengawasan yang efektif agar manfaat dari program-program tersebut benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Sebelumnya, Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinpermasdes) Pemalang, Wendi, merinci bahwa peserta kegiatan ini mencakup perwakilan dari 212 desa.
Ia menjelaskan, forum ini dirancang sebagai langkah nyata untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang tidak hanya demokratis, tetapi juga transparan dan akuntabel.
“Dengan penguatan kapasitas ini diharapkan BPD dan Satlinmas dapat menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara optimal,” jelas Wendi.
Kegiatan peningkatan kapasitas tata kelola desa ini turut disaksikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pemalang, Bagus Sutopo.*







