PLTS Terapung Gajah Mungkur Senilai Rp1,6 Triliun Mulai Dibangun

oleh -8 Dilihat
oleh

JURNAL PEMALANG – Jawa Tengah turut mengambil bagian dalam upaya Indonesia memperkuat kemandirian energi melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Terapung Gajah Mungkur di Kabupaten Wonogiri.

Proyek yang menelan investasi sekitar Rp1,6 triliun tersebut menjadi bagian dari program nasional pengembangan PLTS berkapasitas 100 GWp dalam tiga tahun.

PLTS yang dibangun di atas Waduk Gajah Mungkur itu akan memiliki kapasitas 100 MWac atau setara 134,2 MWp. Pembangkit ini ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2027 dan diproyeksikan mampu menghasilkan sekitar 218 GWh listrik setiap tahun.

Baca Juga :  Ahmad Luthfi Tegaskan Kemajuan Jawa Tengah Berkat Semangat Kebersamaan

Peletakan batu pertama proyek tersebut dilaksanakan secara serentak bersamaan dengan peluncuran Program PLTS 100 GWp. Acara nasional itu dipimpin Presiden Prabowo Subianto dari Bali pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Sementara itu, seremoni groundbreaking di Wonogiri dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama jajaran pemerintah daerah, PLN, pengelola sumber daya air, serta pihak pengembang proyek.

PLTS Gajah Mungkur bukan satu-satunya proyek energi surya yang disiapkan di Jawa Tengah. Pemerintah juga merencanakan pengembangan PLTS di Waduk Kedung Ombo dengan kapasitas sekitar 100 MWac. Sementara di Karimunjawa disiapkan proyek PLTS dengan kapasitas sekitar 7,4 MW.

Baca Juga :  Tak Ingin Ada Ruang untuk Korupsi, Ahmad Luthfi Pasang Benteng Integritas di Jateng

Rangkaian proyek tersebut memperlihatkan mulai terbentuknya ekosistem energi surya di Jawa Tengah, dengan pemanfaatan lahan dan badan air untuk menambah kapasitas pembangkitan listrik tanpa bergantung sepenuhnya pada energi fosil.

Pembangunan PLTS Gajah Mungkur merupakan bagian dari Program PLTS 100 GWp yang diluncurkan pemerintah secara nasional.

Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah tidak ingin program tersebut berhenti sebagai sekadar target perencanaan. Kapasitas 100 GWp ditargetkan terbangun dalam tiga tahun.

Baca Juga :  Kurang 19 Hari MTQ Nasional di Jawa Tengah, Taj Yasin: Persiapan Sudah 80-90 Persen

“Hari ini adalah hari yang penting. Kita launching listrik dari tenaga surya, 100 gigawatt untuk bangsa Indonesia,” kata Prabowo dalam sambutannya di Bali.

“Dan kita tidak main-main. Target kita adalah 100 gigawatt dalam tiga tahun,” lanjutnya.