Porsadin VIII Jateng Digelar di Tegal, Momentum Perkuat Madrasah Diniyah dan Karakter Generasi Muda

oleh -3 Dilihat
oleh

JURNAL PEMALANG – Kabupaten Tegal resmi menjadi tuan rumah perhelatan Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VIII Tingkat Provinsi Jawa Tengah. Acara pembukaan yang diwarnai pawai kafilah dari 35 Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) se-Jateng tersebut berlangsung meriah di Pendopo Amangkurat, Jumat (9/10) malam.

Kompetisi berskala provinsi ini melibatkan 824 peserta yang terbagi dalam 27 tim, dengan rincian 395 santri putra dan 429 santri putri. Mengusung tema “Jayakan Negeri dengan Budi Pekerti”, ajang ini tidak hanya difokuskan pada adu bakat, tetapi juga pada pembentukan karakter.

Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, menyatakan bahwa esensi Porsadin melampaui urusan menang atau kalah. Ia menekankan pentingnya pembangunan kualitas manusia dan spiritualitas, bukan sekadar pembangunan fisik daerah.

Baca Juga :  Lahan Kosong 4.000 Meter Persegi di Kesesi Pekalongan Terbakar, Polisi Imbau Warga Waspada Kemarau

“Porsadin bukan sekadar ajang untuk menentukan siapa yang menjadi juara. Lebih dari itu, kegiatan ini adalah ikhtiar bersama membangun generasi muda yang sehat jasmani, kuat mental, berprestasi, dan memiliki fondasi keagamaan yang kokoh,” tegas Ischak. Kepada para santri, ia juga berpesan, “Menang adalah prestasi, tetapi mampu menerima kekalahan dengan lapang dada juga merupakan kemenangan yang luar biasa.”

Komitmen Pemerintah Kabupaten Tegal terhadap pendidikan keagamaan ini mendapat apresiasi dari Ketua Umum DPP FKDT, Lukman Hakim. Lukman secara khusus memuji langkah Pemkab Tegal yang telah mengalokasikan dana insentif sebesar Rp2.000.000 per tahun untuk para guru Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT).

Menurut Lukman, dukungan nyata dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan agar kegiatan belajar di madrasah tidak terhambat. Ia juga berharap para santri yang berprestasi di tingkat Jateng nantinya mendapat pembinaan lanjutan dari pemerintah daerah dan Kementerian Agama untuk melaju ke kancah nasional.

Baca Juga :  Petani Ditemukan Meninggal Dunia di Kebun Durian Pekalongan

Sementara itu, Ketua Panitia Porsadin VIII, Ahmad Sururi, mengingatkan kembali posisi penting MDT di tengah dinamika zaman saat ini. Ia mengajak semua pihak bersinergi memperkuat pendidikan diniyah di Jawa Tengah.

“Madrasah diniyah sesungguhnya menjadi garda terdepan untuk membangun dan memperkuat pendidikan karakter atau budi pekerti,” pungkas Sururi.

Turut hadir dalam pembukaan ini Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Jawa Tengah, Aria Chandra Destianto, yang hadir mewakili Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.*