JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang menerima bantuan 200 tangki air bersih (setara 1 juta liter) dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Wilayah Tegal dan Pemalang.
Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh perwakilan TJSL PLN, Ubaidillah Alif, kepada Kepala Dinas Kesehatan Pemalang Wiji Mulyati (mewakili Plt. Bupati Nurkholes), lalu diteruskan kepada Ketua PMI Pemalang Akhmad Patah di Dusun Silongok, Desa Belik, Rabu (19/8/2026).
Penyaluran air bersih berkapasitas total 1 juta liter ini ditargetkan menjangkau masyarakat yang terdampak kekeringan di 30 desa pada 7 kecamatan.
Sebaran wilayah penerima Bantuan meliputi 7 Kecamatan yakni Belik, Pulosari, Watukumpul, Warungpring, Randudongkal, Bantarbolang, dan Bodeh.
Wilayah prioritas utamannya di Pulosari, Belik, dan Watukumpul karena dampak kekeringan yang cukup parah.
Titik krusial (Zona Merah) yaitu di Dusun Silongok, Desa Belik—wilayah yang sama sekali tidak memiliki aliran sumber mata air dengan 43 titik kekeringan dari total 15.663 jiwa penduduk.
Sinergi Penanganan Kekeringan
- Distribusi Harian: Kolaborasi BPBD, PMI, Baznas, PDAM, dan relawan menyalurkan sekitar 125.000 liter air per hari (8–10 tangki dari PMI).
- Durasi Operasi: Penyaluran air bersih akan terus diguyur secara intensif hingga akhir September 2026.
- Rekam Jejak PMI: PMI Pemalang sendiri sebelumnya telah mendistribusikan 257 tangki air bersih ke berbagai titik terdampak.
Wiji Mulyati mengapresiasi kepedulian PLN serta kesiapan tim gabungan di lapangan. Sementara itu, warga Dusun Silongok menyambut baik bantuan ini karena penurunan debit sumur dan keringnya mata air musiman membuat pasokan air bersih sangat bergantung pada bantuan droping tangki.*




