Peduli Kekeringan, PGRI Ranting dan KKG Banyumudal Salurkan Lima Tangki Air Bersih untuk Warga Pulosari

oleh -13 Dilihat
oleh

JURNAL PEMALANG — Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan akibat kekeringan diwujudkan Pengurus PGRI Ranting Banyumudal bersama Kelompok Kerja Guru (KKG) Gugus Sabda Jaya Banyumudal. Selasa, 15 September 2026, mereka melaksanakan bakti sosial dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah terdampak kekeringan di Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang.

Kegiatan sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas para guru terhadap masyarakat yang sedang menghadapi dampak kemarau panjang. Bantuan yang dihimpun secara sukarela dan murni dari sumbangan para pengurus PGRI Ranting Banyumudal serta pengurus KKG Gugus Sabda Jaya Banyumudal itu berhasil diwujudkan dalam bentuk lima tangki air bersih.

Air bersih tersebut kemudian didistribusikan ke empat titik wilayah masyarakat yang mengalami kekeringan, yakni wilayah Pulosari Gunung, Dukuh Kantong Desa Siremeng, Desa Batursari, dan Desa Penakir.

Baca Juga :  Ditinggal ke Kamar Mandi Saat Rebus Air, Rumah Lansia di Belik Pemalang Hangus Terbakar

Ketua PGRI Ranting Banyumudal, Gutomo, S.Pd., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian sosial para guru untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana kekeringan.

“Ini adalah bentuk kepedulian sosial kami untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak kekeringan di Pulosari. Bantuan ini murni lahir dari suara hati dan kepedulian para pengurus PGRI Ranting Banyumudal bersama pengurus KKG Gugus Sabda Jaya Banyumudal,” ungkap Gutomo.

Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting, terlebih bagi masyarakat yang selama musim kemarau harus menghadapi berkurangnya bahkan mengeringnya sumber-sumber air di lingkungan mereka.

Baca Juga :  Krisis Bibit Hantui Petani Kentang Pemalang Jelang Musim Tanam, Kemenko Pangan Turun Tangan

Antusiasme warga terlihat ketika bantuan air bersih tiba di lokasi. Warga menyambut kedatangan bantuan tersebut dengan penuh rasa syukur dan gembira. Bagi mereka, air yang didistribusikan bukan sekadar bantuan, tetapi menjadi kebutuhan yang sangat berarti di tengah kondisi kekeringan yang masih berlangsung.

Sejumlah warga berharap bantuan air bersih dapat kembali diberikan apabila kondisi kekeringan masih berlanjut. Pasalnya, kemarau panjang diperkirakan masih akan berlangsung hingga awal November mendatang, sementara sebagian besar sumber air yang selama ini menjadi tumpuan warga telah mengalami kekeringan.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat tumbuh dari lingkungan pendidikan. Para guru tidak hanya hadir sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap persoalan sosial yang dihadapi masyarakat di sekitarnya.
Melalui aksi sederhana berupa gotong royong dan sumbangan sukarela tersebut, PGRI Ranting Banyumudal dan KKG Gugus Sabda Jaya Banyumudal berharap dapat sedikit meringankan beban masyarakat Pulosari yang sedang berjuang menghadapi kekeringan.

Penulis: Tuko Chaeron