JURNAL PEMALANG — Akibat kelalaian saat merebus air, satu unit rumah dan lahan di Dukuh Pekutukan, Desa Beluk, Kecamatan Belik, Kabupaten Pemalang, hangus dilalap si jago merah pada Selasa (15/9/2026).
Insiden ini bermula ketika pemilik rumah, Dakri (79), meninggalkan api tungku yang masih menyala.
Peristiwa bernasib naas tersebut terjadi saat korban tengah menyalakan tungku dapur. Tanpa disadari, api membesar dan menyambar dinding bangunan sewaktu korban pergi sebentar ke kamar mandi (jumbleng).
Saat kembali, korban mendapati api sudah membesar dan melahap bangunan rumahnya.
Laporan kebakaran diterima oleh Tim Damkar pada pukul 11.55 WIB dari staf Trantib Kecamatan Belik, Aufar. Koordinator Pos Damkar Belik,
Nur Rahmat, bersama Regu 2 dan bantuan personel Pos Randudongkal langsung meluncur ke lokasi kejadian sesaat setelah menangani kebakaran lain di wilayah Pulosari.
“Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 12.30 WIB dan langsung melakukan proses pemadaman serta pendinginan. Penanganan diselesaikan dengan aman dan terkendali selama kurang lebih satu jam,” ujar tim penanggulangan dalam keterangan resminya.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun, Dakri mengalami luka bakar ringan di bagian wajah saat berusaha menyelamatkan diri dari kobaran api.
Kebakaran yang meluas hingga area sekitar 50 meter persegi tersebut meluluhlantakkan bangunan rumah dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp20 juta. Proses pemadaman dan penanganan di lapangan turut dibantu oleh personel Polsek Belik, Pemdes Beluk, serta relawan MDMC.*





