JURNAL PEMALANG – Layanan panggilan darurat 110 Polres Pekalongan kembali membuktikan keandalannya. Seorang pengendara motor bernama Muhammad Omida Affif berhasil dievakuasi dengan selamat setelah tersesat di tengah hutan Desa Kayupuring, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan.
Insiden ini bermula pada Selasa (29/9/2026) sore. Affif yang kehilangan arah saat mengendarai sepeda motornya melintasi hutan tersebut segera meminta pertolongan melalui Call Center 110. Petugas operator kemudian meneruskan laporan darurat itu ke jajaran piket Polsek Petungkriyono.
Kapolsek Petungkriyono, Iptu Faridin, menyatakan pihaknya langsung menggandeng Kepala Desa Kayupuring untuk segera bergerak ke lokasi pencarian.
“Begitu menerima informasi bahwa ada warga yang tersesat di kawasan hutan, anggota piket langsung berkoordinasi dengan Kepala Desa Kayupuring untuk membantu proses evakuasi. Kami memastikan pelapor terlebih dahulu berada di lokasi yang aman,” ungkap Faridin, Selasa (29/9/2026).
Saat tim tiba di wilayah Desa Kayupuring, mereka mendapati Affif telah berada di pinggir jalan dengan kondisi aman. Usai memastikan keselamatan pelapor, pencarian dilanjutkan untuk mengevakuasi sepeda motor yang sebelumnya terpaksa ditinggalkan di dalam hutan.
“Setelah pelapor berhasil ditemukan, petugas bersama kepala desa kemudian menuju lokasi kendaraan. Sepeda motor ditemukan berada di sungai yang sudah mengering dan selanjutnya dievakuasi sampai ke jalan utama,” papar Faridin.
Proses penarikan kendaraan dari dasar sungai kering menuju jalan utama Petungkriyono-Doro dilakukan secara bersama-sama. Setelah motornya berhasil diselamatkan, Affif pun kembali melanjutkan perjalanannya menuju Kecamatan Doro.
Menyikapi peristiwa ini, Faridin mengingatkan masyarakat untuk ekstra waspada ketika beraktivitas di area hutan Petungkriyono, terutama saat melewati jalur yang belum dipahami medannya.
“Apabila mengalami kendala atau tersesat, masyarakat jangan panik dan segera menghubungi kepolisian melalui Call Center 110 agar dapat segera mendapatkan bantuan,” imbau Faridin.*







