JURNAL PEMALANG – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang, Nurkholes, secara resmi membuka pergelaran Pekan Raya Wong Pesisir yang dipusatkan di Desa Asemdoyong, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu (19/9/2026).
Pesta rakyat yang memadukan pameran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan pentas seni budaya ini dijadwalkan berlangsung selama dua pekan hingga 4 Oktober 2026.
Kemeriahan pembukaan acara tersebut berhasil menyedot antusiasme ratusan warga setempat. Selama 14 hari penyelenggaraan, pengunjung akan disuguhkan ragam hiburan dan pameran, mulai dari bazar produk UMKM pesisir, kesenian tradisional seperti sintren dan ebeg janturan, hingga panggung musik dangdut bersama Forsa dan Diskopedia.
Acara itu juga makin semarak dengan adanya kompetisi menyanyi serta lomba busana lawas (jadul).
Dalam sambutannya, Plt Bupati Nurkholes menyoroti pentingnya acara ini sebagai wadah untuk mempererat kebersamaan warga.
Lebih dari itu, ia menilai Pekan Raya Wong Pesisir merupakan momentum strategis untuk memaksimalkan potensi kekayaan pesisir Pemalang, terutama di sektor perikanan dan kelautan.
Menurut Nurkholes, pengelolaan potensi tersebut tidak bisa dilakukan sendiri, melainkan butuh sinergi yang berkelanjutan dari berbagai pihak agar berdampak nyata pada kesejahteraan warga.
“Potensi wilayah pesisir perlu terus dikembangkan melalui kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai pihak. Potensi kelautan dan perikanan tidak hanya menjadi kekuatan ekonomi, tetapi juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir,” tegas Nurkholes.
Melalui gelaran tahunan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang berharap perputaran roda ekonomi di tingkat desa dapat terakselerasi.
Hidupnya kembali sektor usaha kecil serta lestarinya kearifan lokal di wilayah Asemdoyong ini sekaligus menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendampingi masyarakat pesisir menuju taraf hidup yang lebih sejahtera.*







