Akibat ledakan tersebut, korban mengalami sejumlah luka pada tangan kiri. Polisi mencatat terdapat luka robek pada telapak tangan, luka pada beberapa jari serta bagian pergelangan lengan bawah.
Suwarti mengimbau masyarakat agar tidak membuat, menyimpan, maupun menggunakan petasan yang dapat membahayakan keselamatan. Terlebih, petasan yang dirakit dengan bahan tertentu berpotensi menimbulkan ledakan dan melukai pembuat maupun orang di sekitarnya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak bermain-main dengan petasan atau bahan yang dapat menimbulkan ledakan. Keselamatan harus menjadi perhatian utama karena dampaknya dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.
Polisi masih melakukan penanganan dan pendalaman terkait kejadian tersebut untuk mengetahui secara pasti proses pembuatan maupun penggunaan petasan yang menyebabkan ledakan.*





