JURNAL PEMALANG — Pesta demokrasi tingkat desa di Kabupaten Pemalang resmi memasuki babak krusial. Menandai dimulainya tahapan pendaftaran calon kepala desa (kades), Camat Belik Slamet Edy Riyanto “turun gunung” memimpin langsung inspeksi lapangan untuk memantau kesiapan panitia lokal pada Senin (24/8/2026).
Monitoring maraton tersebut menyasar empat titik desa, yakni Desa Bulakan, Sodong, Sikasur, dan Simpur. Langkah intensif ini dilakukan guna memastikan hari pertama pengumuman sekaligus pembukaan pendaftaran bakal calon kades yang dijadwalkan berlangsung hingga 4 September 2026 berjalan tertib, aman, dan transparan.
Turut mendampingi dalam peninjauan tersebut, Kasi Tata Pemerintahan Suwarno dan Kasi Trantib Bambang Martono. Rombongan melakukan pemeriksaan secara detail terhadap kelengkapan administrasi panitia, kejelasan papan pengumuman resmi, rincian syarat pendaftaran, hingga kesiapan teknis fasilitas tempat pendaftaran.
“Kehadiran jajaran kecamatan bertujuan memberikan pendampingan penuh kepada panitia di tingkat desa,” tegas Slamet Edy Riyanto. Pihaknya ingin memastikan seluruh proses Pilkades berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku tanpa ada celah pelanggaran sekecil apa pun.
Selain mengecek teknis administrasi, jajaran Pemerintah Kecamatan Belik juga menyoroti pentingnya koordinasi lintas sektor antara panitia pemilihan, perangkat desa, serta unsur pengamanan. Netralitas para penyelenggara dan peran aktif masyarakat dalam menjaga keharmonisan lingkungan menjadi kunci suksesnya kontestasi politik desa ini.
Untuk diketahui, gelaran Pilkades Serentak tahun 2026 ini diikuti oleh 10 desa di wilayah Kecamatan Belik. Desa-desa tersebut meliputi Desa Gombong, Belik, Gunungtiga, Badak, Gunungjaya, Mendelem, Simpur, Sikasur, Sodong, dan Bulakan.
Lewat pengawasan ketat sejak hari pertama pendaftaran, pemerintah kecamatan optimistis seluruh panitia di tingkat desa makin mantap dan siap menyelenggarakan pesta demokrasi yang melahirkan sosok pemimpin berkualitas, transparan, serta berintegritas tinggi bagi kemajuan masyarakat desa.*





