JURNAL PEMALANG – Sinergi dan kebersamaan menjadi sorotan utama dalam acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI tahun 2026 tingkat Kecamatan Belik. Acara syukuran tersebut diselenggarakan di Kantor Danramil (Koramil) Belik pada hari Selasa, 6 Oktober 2026.
Peringatan ini tidak hanya dihadiri oleh jajaran prajurit TNI, tetapi juga melibatkan berbagai elemen pemerintahan dan keamanan setempat. Camat Belik beserta jajarannya turut hadir langsung bersama Kapolsek dan para anggota kepolisian.
Selain jajaran aparatur kewilayahan, elemen penggerak ekonomi masyarakat juga ikut berpartisipasi aktif. Kepala Pasar Belik beserta para anggotanya tampak hadir memberikan dukungan nyata terhadap perayaan tersebut.
Momen kebersamaan tersebut terekam jelas melalui prosesi sederhana yang diwarnai dengan sajian tumpeng nasi kuning di hadapan para pejabat wilayah.

Tiga tokoh yang mewakili unsur pemerintahan, kepolisian, dan militer, yakni Camat Slamet Edy Riyanto, tampak tersenyum hangat dan berjabat tangan erat dengan Kapolsek Belik Iptu Bagus Albaqa dan Danramil 011/Belik Kapt CPM Suwaryo.
Suasana kekeluargaan juga terlihat di area tamu undangan yang memadati lokasi acara. Jajaran anggota kepolisian, pegawai pemerintahan, hingga warga tampak duduk membaur mengikuti jalannya syukuran.
Terkait momentum peringatan ini, Slamet Edy Riyanto menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor yang solid.
“Sinergi antara jajaran Forkopimcam, khususnya TNI melalui Koramil dan masyarakat Belik, selama ini menjadi modal utama dalam mengatasi berbagai tantangan kewilayahan,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi lintas instansi yang sudah terjalin dengan baik ini harus senantiasa dijaga demi kepentingan masyarakat luas.
“Kebersamaan ini harus terus kita rawat,” tegas Slamet Edy Riyanto.
Lebih lanjut, ia menjelaskan mengenai filosofi pilar “Kuat Bersama Rakyat” yang menjadi esensi perayaan kali ini. Pilar tersebut dinilai secara tegas mengingatkan kembali pada sejarah panjang terbentuknya institusi TNI.
Menurutnya, sejarah telah membuktikan bahwa institusi pertahanan negara ini lahir dan tumbuh langsung dari rahim rakyat. Oleh karena itu, hubungan yang harmonis antara aparat dan warga sipil adalah hal yang mutlak dan tidak bisa dipisahkan.








