Perluas Jangkauan Teritorial, Enam Kodam Baru Resmi Berdiri di Puncak HUT Ke-81 TNI

oleh -3 Dilihat
oleh

JURNAL PEMALANG — Puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Prima Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, pada Senin (5/10), menjadi momen bersejarah bagi pengembangan postur pertahanan negara.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi mengukuhkan 204 satuan baru di lingkungan TNI, yang di dalamnya termasuk pembentukan enam Komando Daerah Militer (Kodam) baru.

Keenam Kodam baru tersebut dibentuk untuk memperkuat sabuk pertahanan teritorial di sejumlah wilayah strategis. Satuan kewilayahan tingkat daerah tersebut meliputi Kodam XXV/Sultan Mahmud Riayat Syah di Kepulauan Riau, Kodam XXVI/Mataram di DI Yogyakarta, Kodam XXVII/Sobe Sonbai di Nusa Tenggara Timur, Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha di Maluku Utara, Kodam XXIX/Mambruk di Papua Tengah, dan Kodam XXX/Rinambora di Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga :  Tinggalkan Kebijakan 'Inward Looking', Batam Bersiap Jadi "Dubai Kecil" Pesaing Global Lewat Megaproyek Nvidia

“Dengan rahmat Tuhan Yang Maha Besar, Saya Prabowo Subianto Presiden Republik Indonesia dengan ini meresmikan 204 satuan baru TNI,” ucap Presiden Prabowo saat bertindak sebagai inspektur upacara di hadapan ribuan prajurit.

Selain jajaran Kodam, Presiden turut meresmikan ratusan satuan operasional untuk matra darat, laut, dan udara. Dari matra darat, dikukuhkan 1 Brigade Kavaleri, 1 Brigade Artileri Medan, 1 Brigade Artileri Pertahanan Udara, serta 30 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan dan 150 Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan.

Sementara itu, kekuatan tempur lintas matra diperkuat dengan hadirnya 1 Divisi Pasukan Gerak Cepat (Pasgat). Disahkan pula akumulasi 5 Brigade Infanteri Marinir, 4 Brigade Pasgat, 2 Skadron Udara TNI AU, 2 Satuan Radar TNI AU, dan 1 Skadron Pendidikan TNI AU.

Baca Juga :  Presiden Bertolak ke Kalimantan Tinjau Penanganan Karhutla

Upacara yang mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur” ini berlangsung sangat meriah. Sebanyak 3.378 personel diterjunkan dalam formasi empat Satuan Setingkat Batalyon (SSY) yang terdiri dari prajurit TNI, awak Kapal Perang RI (KRI), Komponen Cadangan (Komcad), dan Pramuka. Kemegahan parade semakin lengkap dengan tampilnya 38 unit armada alutsista.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto memimpin langsung jalannya upacara selaku komandan upacara, dibantu Panglima Korpasgat Marsdya TNI Deny Muis sebagai komandan cadangan.

Rangkaian sakral seperti pengucapan Sapta Marga dibawakan oleh perwakilan perwira tinggi dari tiga matra, yakni Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Ahmad Fikri Musmar, Dankodaeral XIII Laksamana TNI Sumarji Bimoaji, dan Pangkodau I Marsda TNI Erwin Sugiandi.

Baca Juga :  Panglima TNI Hadiri Upacara Penurunan Bendera di Istana Merdeka

Seluruh rangkaian prosesi, mulai dari pemeriksaan pasukan, mengheningkan cipta, hingga penganugerahan tanda kehormatan disaksikan langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi militer. Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto tampak mendampingi Presiden Prabowo, bersama KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, KSAL Laksamana TNI Muhammad Ali, serta KSAU Marsekal TNI M. Tonny Harjono.