JURNAL PEMALANG – Pemerintah Kabupaten Pemalang menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) ADIAS dalam meningkatkan mutu pendidikan dan status akreditasinya.
Dukungan tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pemalang saat membuka acara Asesmen Lapangan Lembaga Akreditasi Mandiri Ekonomi Manajemen Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) untuk Program Studi S1 Akuntansi di Aula Lantai 1 ITB ADIAS Pemalang, Senin (2/11/2026).
Plt Bupati Pemalang menegaskan, peningkatan kualitas pendidikan tinggi lokal sangat vital mengingat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pemalang saat ini masih berada di peringkat ke-35 dari 35 kabupaten/kota se-Jawa Tengah.
Keberadaan kampus yang berkualitas diharapkan mampu menahan para lulusan SMA agar tidak perlu jauh-jauh berkuliah ke luar daerah.
“Semoga ITB ADIAS semakin maju dan bisa berkontribusi terhadap peningkatan pendidikan di Pemalang, khususnya dalam meningkatkan kualitas IPM. Kita berharap dunia akademisi dan pemerintah dapat terus berkolaborasi membangun kualitas sumber daya manusia,” ungkap Plt Bupati.
Selain karena kualitas yang terus dibenahi, ITB ADIAS juga dinilai memiliki keunggulan berupa biaya kuliah terjangkau, ketersediaan beasiswa, kelengkapan pilihan program studi, serta lingkungan yang nyaman.
Rektor ITB ADIAS Pemalang, Noor Rosyadi, menjelaskan bahwa asesmen lapangan ini merupakan tahapan krusial dalam proses akreditasi demi mendongkrak kualitas prodi. Kegiatan ini menghadirkan dua asesor, yakni Prof. Dr. Mirna Indriani asal Banda Aceh dan Wedi asal Bandung.
Dukungan serupa juga datang dari legislatif. Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Pemalang, Mahbub Djunaidi, mengimbau masyarakat untuk menyambut baik kehadiran ITB ADIAS.
Ia mendorong pihak kampus untuk terus berbenah secara berkelanjutan demi meraih prestasi akademik dan nonakademik. Acara tersebut ditutup dengan penyerahan cendera mata dari Rektor ITB ADIAS kepada Plt Bupati Pemalang.*





