Program Pancanaka di Batang: Sinergi Polda Jateng Tingkatkan Keamanan Pesisir dan Keselamatan Nelayan

oleh -6 Dilihat
oleh

JURNAL PEMALANG — Peran nelayan pesisir Kabupaten Batang tidak lagi sekadar menjadi penggerak ekonomi, tetapi kini juga menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan wilayah perairan. Melalui program Pancanaka, Kepolisian Daerah Jawa Tengah merangkul warga pesisir untuk bersama-sama menangkal ancaman kecelakaan laut hingga peredaran narkotika.

Digelar di Desa Depok, Kabupaten Batang, Kamis (29/10/2026), kegiatan yang diinisiasi oleh Ditpolairud Polda Jawa Tengah ini tidak hanya diisi dengan sosialisasi keamanan.

Petugas turut membagikan jaket pelampung, memberikan bantuan bibit tanaman, hingga menebar benih ikan bandeng di tambak setempat sebagai bentuk pendekatan sosial kemasyarakatan.

Baca Juga :  Tujuh Tokoh Jawa Tengah Diajukan Calon Pahlawan Nasional

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan menjelaskan, pelibatan nelayan sangat krusial mengingat merekalah yang sehari-hari bersinggungan langsung dengan kondisi perairan.

“Yang ingin kami lakukan adalah program polisi bersama masyarakat ini kita uraikan menjadi kegiatan-kegiatan yang mengajak masyarakat berpartisipasi untuk terlibat dalam rangka mengantisipasi ancaman-ancaman yang terjadi di masyarakat Jawa Tengah, khususnya di Batang,” ujar Roy.

Terkait maraknya modus jaringan narkoba yang memanfaatkan jalur laut, nelayan diberikan peringatan keras agar tidak mudah tergiur tawaran titipan barang dari orang asing. Mereka diminta segera melapor jika menemukan indikasi aktivitas mencurigakan di tengah laut.

Baca Juga :  H-6 MTQ Nasional XXXI: 7.000 Peserta Bakal Banjiri Semarang, Jateng Kebut 'Finishing' Simpang Lima!

Lebih lanjut, Roy menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca buruk demi mencegah kecelakaan.

“Wah, sangat penting. Kita juga berusaha mengedukasi masyarakat di sisi-sisi pantai, termasuk para nelayan, supaya hal-hal yang tidak kita inginkan terkait dengan ancaman-ancaman yang ada di laut juga bisa kita antisipasi,” tegasnya.

Kapolresta Batang Kombes Pol Warsono menambahkan, sinergi ini memadukan pendekatan preemtif lewat edukasi bahaya laut dan preventif melalui patroli rutin.

Baca Juga :  Kebakaran Pasar Belik Berhasil Dipadamkan dalam 2,5 Jam, Pemerintah Siapkan Relokasi dan Bantuan Sosial

Penebaran benih bandeng yang dilakukan bersama warga juga menjadi simbol komitmen kepolisian yang tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tetapi juga peduli pada kesejahteraan masyarakat nelayan di masa depan.*