JURNAL PEMALANG – Hitung mundur telah dimulai! Menjelang kick-off Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI pada 11 September 2026 mendatang, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kini berpacu dengan waktu.
Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, turun langsung mengawal ketat penyelesaian akhir 12 venue yang akan menjadi arena kompetisi ribuan kafilah dari seluruh Indonesia.
Peninjauan maraton yang dilakukan pada Jumat (4/9/2026) bersama Kemenko PMK menyasar titik-titik vital, mulai dari Lapangan Pancasila Simpang Lima, Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT), Masjid Baiturrahman, hingga Gedung Gradhika Bhakti Praja.
Fokus utamanya memastikan seluruh infrastruktur siap 100 persen tanpa celah sehari sebelum pembukaan.
“Tanggal 10 September nanti, sudah 100 persen siap!” tegas Taj Yasin saat memantau langsung proses perakitan dan pemasangan fasilitas di MAJT yang kini memasuki fase akhir.
Lampu Hijau Pusat dan Atensi Khusus Simpang Lima
Kabar baik datang dari Kemenko PMK yang menyatakan hasil monitoring di lapangan sangat memuaskan dan nihil kendala berarti. Meski telah mendapat lampu hijau dari pusat, Pemprov Jateng menolak lengah. Sorotan tajam kini diarahkan pada venue utama di Lapangan Pancasila Simpang Lima.
Lokasi jantung kota ini tidak hanya menjadi lokasi seremonial pembukaan, tetapi juga akan menggelar atraksi pertunjukan tari berskala besar.
Kelayakan dan kondisi lapangan menjadi detail teknis paling krusial yang saat ini diantisipasi penuh agar acara malam pembukaan berjalan spektakuler dan aman.
Skala Raksasa Perhelatan
MTQ Nasional tahun ini dipastikan memicu pergerakan massa secara masif di ibu kota Jawa Tengah. Sebanyak 2.833 kafilah dan ofisial dari 38 provinsi dijadwalkan hadir.
Jika diakumulasikan dengan jajaran panitia, dewan hakim, hingga kru pendukung, total tidak kurang dari 7.000 orang akan memadati Kota Semarang selama 11–20 September 2026.
Dengan sisa waktu kurang dari sepekan, seluruh pengerjaan di lapangan kini dipacu ekstra keras. Pemprov Jateng menargetkan bukan sekadar kelancaran acara, melainkan jaminan kenyamanan kelas wahid bagi ribuan tamu kehormatan dari penjuru Nusantara.*






