Manisnya Nanas Madu Pemalang Pikat Pengunjung Apkasi Otonomi Expo 2026

oleh -10 Dilihat
oleh

JURNAL PEMALANG – Stan Kabupaten Pemalang sukses menarik antusiasme pengunjung dalam ajang Apkasi Otonomi Expo 2026 yang digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, pada 27–29 Agustus 2026.

Kehadiran berbagai produk unggulan daerah ini menjadi magnet utama, selaras dengan dorongan pemerintah pusat untuk mencetak realisasi investasi yang nyata bagi daerah.

Daya Tarik UMKM Khas Pemalang

Pengunjung pameran menunjukkan ketertarikan tinggi terhadap deretan produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dipamerkan. Berbagai komoditas dan produk olahan yang membanjiri stan Pemalang meliputi:

Baca Juga :  Ijazah Bukan Garis Akhir: Tantangan Plt. Bupati Pemalang bagi 211 Sarjana Baru INSIP
  • Nanas madu segar beserta minuman sari buah andalannya, Vitanas.
  • Camilan khas daerah seperti Bagelen Nanas dan olahan telur asin.
  • Produk kriya dan sandang lokal, termasuk sarung goyor dan batik pemalangan.
  • Komoditas pelengkap seperti olahan sambal, produk kulit, dan kopi.

Daya tarik ini dibuktikan langsung oleh respons pengunjung. Naomi, warga asal Jakarta, menyampaikan apresiasinya setelah mencicipi Vitanas. Ia menyebut minuman sari buah nanas madu tersebut memiliki rasa manis dan menyegarkan, serta sangat merekomendasikannya kepada pengunjung lain yang mencari penganan di area pameran.

Fokus Perluasan Pasar dan Kualitas

Asisten Sekda Kabupaten Pemalang Bidang Pemerintahan dan Kesra, Tutuko Raharjo, menegaskan bahwa partisipasi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar UMKM lokal.

Baca Juga :  Reaksi Keras dari Daerah: Pimpinan DPRD Pemalang Minta Budi Arie Stop Sebar Isu Spekulatif
  • Promosi Nasional: Membuka peluang agar keberagaman produk Pemalang semakin dikenal luas dan mampu menciptakan pasar baru.
  • Peningkatan Mutu: Mengambil pelajaran dari ekspo untuk terus membenahi kualitas pengemasan hingga strategi pemasaran agar produk mampu bersaing di luar daerah.

Upaya ini didukung langsung oleh kehadiran jajaran pejabat daerah, termasuk Kepala Dinas Kominfo Dian Ika Siswanti, Kepala Diskumdag Rosi Kartika Dewi, dan Kepala Disdukcapil Hendro Susilo.

Adapun leading sector penyelenggara stan ini dipegang oleh DPMPTSP yang dipimpin oleh Sekretaris Dinas, Titien Soewastiningsih Soebari pada hari pertama.

Baca Juga :  Cegah Api Merambat ke Permukiman, Kodim 0711/Pemalang Gerak Cepat Padamkan Karhutla di Belik

Dorongan Investasi Riil dari Pusat

Langkah strategis Pemkab Pemalang ini sejalan dengan arahan tegas Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, saat meresmikan pembukaan pameran.

Ia menekankan bahwa ekspo daerah tidak boleh sekadar menjadi rutinitas unjuk gigi atau “karnaval APBD” yang hanya menghabiskan anggaran untuk dekorasi dan panggung seremonial.