Meriah, Religius, dan Bikin Terpukau, MTQ Nasional XXXI di Jateng Banjir Pujian

oleh -5 Dilihat
oleh
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.(Foto: ist)

“Kalau mau dilakukan MTQ setiap tahun sekali itu justru lebih bagus. Karena akan menjadi lebih kompetitif persaingan-persaingan di antara (provinsi),” katanya.

“Alquran itu, qari dan qariah akan bertumbuh kembang di setiap provinsi masing-masing,” imbuhnya.

Kesan serupa datang dari warga, terutama generasi muda. Puji, perantau asal Lampung yang telah dua tahun tinggal di Semarang, mengaku baru kali ini menyaksikan pembukaan acara sebesar MTQ dengan konsep semeriah tersebut.

Baca Juga :  14 Daerah Jateng Rawan Kekeringan dan Berstatus Awas, Wagub Taj Yasin: Harus Modifikasi Cuaca

“Keren banget, baru kali ini melihat acara sekeren ini. Sebelumnya belum pernah ada,” kata Puji.

Fida, warga asal Blora, juga memberikan penilaian serupa. Ia berharap acara dengan konsep seperti pembukaan MTQ Nasional dapat lebih sering digelar di Jawa Tengah.

“Keren banget, ke depan sering diadain acara seperti ini,” katanya.

Baca Juga :  Kurang 19 Hari MTQ Nasional di Jawa Tengah, Taj Yasin: Persiapan Sudah 80-90 Persen

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, jauh-jauh hari sudah mewanti-wanti agar kedatangan rombongan kafilah dari 37 provinsi disambut sebaik mungkin. Mereka harus merasa nyaman dan pulang membawa pengalaman yang berkesan.

“Alhamdulillah, pembukaan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah berlangsung sangat meriah dan megah. Kita ingin menunjukkan bahwa MTQ bukan hanya milik para kafilah, tetapi juga milik seluruh masyarakat,” ungkap Ahmad Luthfi didampingi Taj Yasin.

Acara pembukaan dikemas dengan perpaduan syiar Alquran, seni budaya, dan kreativitas, sehingga masyarakat bisa ikut merasakan kegembiraan dan kemeriahan MTQ ini.

Baca Juga :  Kebakaran Pasar Belik Berhasil Dipadamkan dalam 2,5 Jam, Pemerintah Siapkan Relokasi dan Bantuan Sosial

Di beberapa sudut Lapangan Simpang Lima dipasang videotron berukuran besar. Masyarakat yang memadati lapangan bisa melihat dengan jelas dan nyaman. Masyarakat yang antusias bahkan sampai memenuhi jalan raya di seputaran Simpang Lima. Mereka rela menggelar alas dan duduk di jalan.

Kemegahan acara ini tetap membawa pesan kedamaian, persaudaraan, kebersamaan, dan keberagaman. Jawa Tengah ingin memberikan yang terbaik sebagai tuan rumah.

“Mudah-mudahan dari Jawa Tengah, MTQ Nasional ini tidak hanya sukses penyelenggaraannya, tetapi juga memancarkan kedamaian dan kebersamaan untuk Indonesia,” ungkap Ahmad Luthfi.