Nahas! Tuang Bensin Sambil Rebus Air, Warung Kelontong di Kesesi Ludes Dilalap Api

oleh -2 Dilihat
oleh

JURNAL PEMALANG – Sebuah warung kelontong semipermanen di pinggir Jalan Raya Kesesi, tepatnya di depan Kantor BKK Cabang Kesesi, Kabupaten Pekalongan, hangus terbakar pada Kamis (1/10/2026) pagi.

Insiden ini mengakibatkan sang pemilik, Dakam (56), harus dilarikan ke rumah sakit akibat luka bakar di tangan dan kakinya.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ini dipicu oleh aktivitas pemindahan bensin eceran. Saat kejadian, warga Desa Pantirejo tersebut tengah menuangkan Pertalite dari jeriken ke dalam botol untuk dijual.

Baca Juga :  Toko di Desa Jetakkidul Pekalongan Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Nahasnya, di dalam ruangan berukuran 2,5 x 2,5 meter itu, sebuah kompor gas sedang menyala untuk merebus air.

Jarak yang terlalu dekat memicu uap bensin tersambar nyala api kompor. Sambaran api yang tiba-tiba membuat korban panik hingga tanpa sengaja menjatuhkan botol berisi bensin di tangannya.

Api pun seketika membesar dan melalap seluruh bangunan berkerangka baja ringan dan berdinding seng tersebut.

Baca Juga :  5 Bulan Tanpa Kabar, Langkah Arifin Berhenti di Sebuah Acara Tahlilan di Pekalongan

Warga sekitar yang panik melihat kobaran api langsung berteriak meminta tolong. Petugas Polsek Kesesi yang menerima laporan bergegas ke lokasi kejadian.

Bersama warga, polisi berjibaku menjinakkan si jago merah menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan semprotan air. Api berhasil dilokalisasi dengan cepat sehingga tidak merembet ke deretan tempat usaha lainnya.

Kapolsek Kesesi, AKP Dulsalim membenarkan peristiwa tersebut dan memastikan situasi di lokasi sudah kembali aman. Petugas juga telah memasang garis polisi untuk mengamankan tempat kejadian perkara.

Baca Juga :  Rumah Warga di Tangkil Kulon Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

“Dari hasil olah TKP dan keterangan saksi, titik api murni muncul akibat kelalaian, yakni sambaran uap bensin yang dituangkan berdekatan dengan kompor gas menyala,” jelas AKP Dulsalim.

Akibat musibah ini, korban Dakam kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Kesesi untuk menangani luka bakar yang dideritanya. Sementara itu, seluruh barang dagangan beserta bangunan warung ludes tak bersisa dengan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp20 juta.*