Pemerintah Cairkan Bonus Atlet hingga Rp3 Miliar, Menpora Tepis Stigma Masa Depan Suram

oleh -5 Dilihat
oleh
Presiden RI Prabowo Subianto resmi menyerahkan bonus apresiasi kepada para atlet Indonesia.(Foto: BPMI)

JURNAL PEMALANG – Presiden RI Prabowo Subianto resmi menyerahkan bonus apresiasi kepada para atlet Indonesia yang berhasil meraih medali pada ajang Asian Games dan Asian Para Games di Jepang. Total anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk penghargaan ini mencapai Rp158,3 miliar.

Pemberian bonus tersebut diserahkan secara simbolis oleh Presiden Prabowo saat menerima para atlet, ofisial, dan pimpinan cabang olahraga di Istana Negara, Jakarta, Kamis (29/10).

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir merinci, dari total anggaran tersebut, sebesar Rp61,1 miliar dialokasikan untuk Asian Games dan Rp97,2 miliar untuk Asian Para Games.

Baca Juga :  Kunjungi Keluarga Korban Perundungan SDN 1 Kebondalem, Wagub Jateng Desak Transparansi Sekolah

Bagi atlet peraih medali emas nomor perorangan, pemerintah memberikan bonus senilai Rp3 miliar. Sementara itu, peraih emas nomor ganda mendapatkan Rp2,4 miliar, dan nomor beregu sebesar Rp1,5 miliar. Bonus tersebut langsung disalurkan ke rekening masing-masing atlet.

“Alhamdulillah, tadi para atlet, para ofisial, pimpinan cabang olahraga, Menteri Keuangan, dan saya selaku Menpora diterima Bapak Presiden. Maksud dan tujuan beliau adalah mengapresiasi perjuangan para atlet Asian Games dan Asian Para Games dalam mengibarkan bendera di Asia,” ujar Erick di Istana Negara.

Selain penyerahan bonus, pemerintah juga membekali para atlet dengan literasi keuangan. Hal ini bertujuan agar para pahlawan olahraga tersebut dapat mengelola dan menabung bonus yang diterima demi jaminan masa depan.

Baca Juga :  Tegas! Kapolda Jateng Peringatkan Jajarannya Jangan Coba-coba Jadi Beking Judi dan Narkoba

Usai perhelatan ini, pemerintah langsung mengalihkan fokus pada persiapan Olimpiade mendatang. Erick menegaskan, cabang-cabang olahraga unggulan seperti angkat besi, panjat tebing, bulu tangkis, dan panahan akan memulai pemusatan latihan nasional (pelatnas) pada tahun ini dengan dukungan kebijakan anggaran multiyears.

“Langkah berikutnya adalah mempersiapkan Olimpiade. Kita tahu beberapa cabang unggulan seperti angkat besi, panjat tebing, bulu tangkis, dan panahan, kita akan mulai persiapkan pelatnasnya mulai tahun ini. Jadi tidak lagi enam bulan sebelumnya, tetapi tahun ini,” pungkas Erick.*