JURNAL PEMALANG — Pemerintah Kabupaten Pemalang bergerak cepat menangani dampak sosial dan ekonomi pascainsiden kebakaran yang melanda kawasan Pasar Belik.
Guna meringankan beban para pedagang yang kehilangan tempat usaha, Penjabat Sementara (Plt) Bupati Pemalang, Nurkholes, turun langsung menyerahkan bantuan darurat berupa stimulan modal usaha.
Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Pendopo Kecamatan Belik pada Selasa (8/9/2026). Dalam penyaluran ini, Pemkab Pemalang bersinergi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
Turut mendampingi Plt Bupati dalam kegiatan tersebut:
- Camat Belik Slamet Edy Riyanto,.
- Ketua BAZNAS Kabupaten Pemalang, H. Agus Nurkholis.
- Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pemalang, Agus Ikmaludin.

Komitmen Pemulihan Ekonomi dan Penataan Pasar
Kebakaran yang menghanguskan puluhan lapak di Pasar Belik beberapa hari lalu sempat melumpuhkan roda perekonomian lokal. Menanggapi hal tersebut, Plt Bupati Pemalang, Nurkholes, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam dan berkomitmen penuh mendampingi para korban hingga kondisi pasar kembali pulih.
“Bantuan ini merupakan wujud kepedulian Pemkab Pemalang untuk membantu meringankan beban para pedagang. Kami ingin memastikan para korban dapat segera bangkit dan memulihkan roda perekonomian keluarga,” kata Nurkholes di sela-sela penyerahan bantuan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa langkah penanganan tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan tunai. Pemkab Pemalang saat ini juga tengah menyiapkan skema penataan kembali area pasar yang terdampak agar para pedagang bisa kembali beraktivitas dengan layak.
Apresiasi dari Warga dan Kecamatan
Respons cepat dari pemerintah daerah ini disambut baik oleh masyarakat dan jajaran pemerintah tingkat kecamatan. Camat Belik, Slamet Edy Riyanto, menyampaikan apresiasi atas perhatian penuh dari Plt Bupati dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
“Ini sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam memulihkan perekonomian warga terdampak,” tegas Slamet.
Ia menambahkan, pihak kecamatan bersama tokoh masyarakat setempat terus melakukan pendataan secara berkala. Hal ini bertujuan untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran.
“Kami sangat prihatin terhadap pedagang pasar yang mengalami musibah ini. Atas nama masyarakat Belik, kami menyampaikan ucapan terima kasih. Kehadiran bantuan ini menjadi dorongan moral yang sangat berarti bagi warga Belik, khususnya para pedagang yang kehilangan tempat usahanya,” pungkasnya.*







