Pemkab Pemalang Dukung Program Desa Mandiri Sejahtera Berbasis Pemuda

oleh -6 Dilihat

“Kolaborasi tersebut dilakukan untuk menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Ia menyampaikan, tingkat kemiskinan di Jawa Tengah telah mengalami penurunan dari 9,48 persen menjadi 9,21 persen. Meski demikian, upaya tersebut perlu dilanjutkan melalui pelaksanaan program yang tepat sasaran, khususnya bagi masyarakat yang berada dalam Desil 1 hingga Desil 4.

“Bantuan yang diberikan tidak berhenti pada penyaluran semata. Masyarakat akan mengikuti proses asesmen, pelatihan, dan pendampingan agar bantuan tersebut dapat dikembangkan menjadi usaha produktif yang mampu meningkatkan pendapatan keluarga,” jelas Taj Yasin.

Ia menegaskan, pemuda perlu dilibatkan secara aktif sebagai penggerak pembangunan. Melalui program Zilenial, para pemuda memperoleh akses terhadap pelatihan dan pengembangan keterampilan.

“Mereka juga diharapkan membantu mempromosikan produk serta usaha masyarakat agar dapat menjangkau pasar yang lebih luas,” tandasnya.

Menurut Taj Yasin, keberhasilan program tersebut membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari perguruan tinggi, dunia usaha, perbankan, Baznas, organisasi perangkat daerah, mahasiswa, hingga masyarakat.

Ia berpesan agar bantuan yang diterima tidak hanya digunakan untuk kebutuhan konsumtif. Bantuan tersebut perlu dijaga dan dikembangkan supaya dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

“Harapannya, masyarakat yang mendapatkan bantuan tidak hanya keluar dari kemiskinan untuk dirinya sendiri, tetapi juga mampu membuka peluang usaha dan mengajak masyarakat lain untuk maju bersama,” ujarnya.