Peringati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polantas Didorong Makin Humanis dan Dekat dengan Masyarakat

oleh -11 Dilihat
oleh

JURNAL PEMALANGPolres Pekalongan menggelar Apel Besar dalam rangka memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026 di halaman Mapolres Pekalongan, Selasa (22/9/2026) pagi.

Apel tersebut dipimpin langsung Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf.

Kegiatan itu diikuti para pejabat utama Polres Pekalongan, para kapolsek jajaran, perwira, serta anggota Polres Pekalongan.

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Rusak Bagian Belakang Rumah Warga di Kajen, Kerugian Rp15 Juta

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pekalongan membacakan sambutan Kakorlantas Polri dalam rangka Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 Tahun 2026.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Polantas Presisi, Mengabdi untuk Negeri”.

Tema tersebut menjadi pengingat sekaligus komitmen bagi seluruh insan lalu lintas untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat di tengah perkembangan zaman.

Baca Juga :  Sambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, Polres Pekalongan Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan

Dalam sambutan Kakorlantas Polri yang dibacakannya, AKBP Rachmad C. Yusuf menyampaikan bahwa perjalanan panjang fungsi lalu lintas harus menjadi pijakan untuk menghadapi tantangan masa depan.

Pasalnya, dinamika lalu lintas saat ini semakin kompleks. Mobilitas masyarakat dan logistik terus meningkat, perkembangan teknologi berlangsung cepat, serta ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan kepolisian semakin besar.

Karena itu, transformasi Polantas perlu terus dilakukan agar mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Baca Juga :  Strategi Polres Pekalongan dan Perhutani Padamkan Kebakaran Hutan di Petungkriyono

Transformasi tersebut diarahkan untuk membangun Polantas yang modern dalam pemanfaatan teknologi, profesional dalam bekerja, humanis dalam melayani, serta tegas dan berkeadilan dalam penegakan hukum.

Selain itu, integritas harus menjadi landasan dalam setiap tindakan anggota kepolisian.

Sambutan tersebut juga menekankan bahwa keberhasilan Polantas tidak semata-mata diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan.